Rabu, 04 Agustus 2010

Dalam Puncak



Kini aku sebagai orang dalam Pencapaian
Ragaku mencapainya dan jiwaku puas akan hal itu
Namun tempatku duduk ini adalah sebuah kebosanan
Ketidak mampuan bahkan tak tertampungkan
Karena kini aku duduk diantara domba-domba yang berkeliaran
Dimana mereka berduyun-duyun berkeringat dingin sedang mencari
Sebuah Pencapaian bagi batin mereka yang akan mereka dapatkan dari Sang Penggembala

Namun akulah salah satu domba beruntung itu
Aku telah mendapatkan hadiah pertama kali dari sang Penggembala
Sehingga kini aku dalam kebosanan karena tak ada lagi yang harus kucapai, atau belum?

Senang atau Susahkah seharusnya aku?
Bangga atau Terdiam sajakah seharusnya aku?

Terkadang memang Pencapaian membuatmu buntu ketika di puncak
Ketika kau daki gunung tertinggi dan kau berhasil di puncaknya,
Hal yang kemudian akan mereka lakukan adalah menikmati puncak itu lalu kemudian kembali turun

Tapi ini takkan kulakukan, akulah domba yang mendapatkan Pencapaian
Akan istana dari batu-batu di puncak itu
Aku akan tinggal di sana menunggu para domba yang mendaki
Melihat mereka, mempelajari mereka cara mereka mendaki serta mengamati sekitar
Mencari gunung yang lebih tinggi lagi dari yang tertinggi
Jika tak kutemukan maka akan kubuat sendiri gunung itu dengan Pencapaianku ini
Semakin tinggi, semakin tinggi, semakin tinggi, hingga aku ada di atas segalanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar